Mengenal Gus iqdam lebih dekat

Kolom656 Dilihat

Gus Iqdam, dengan nama asli Muhammad Iqdam Kholid, adalah seorang pendakwah muda Nahdlatul Ulama (NU) yang lahir di Blitar, Jawa Timur, pada tanggal 27 September 1993. Ia merupakan pengasuh Pondok Pesantren Mambaul Hikam II di Desa Karanggayam, Kabupaten Blitar, dan pendiri Majelis Ta’lim Sabilu Taubah.

Gus Iqdam dikenal dengan ciri khas dakwahnya yang milenial, lucu, dan kocak. Ia sering menggunakan bahasa gaul dan humor dalam ceramahnya untuk menarik perhatian para jamaah, terutama dari kalangan anak muda. Selain itu, ia juga dikenal sebagai pendakwah yang mendapuk semua kalangan, termasuk anak-anak punk, untuk mengaji bersama-sama.

Baca Juga : Gus Miftah Sampaikan Pesan Mencerahkan Di Pernikahan Deddy Corbuzier dengan Sabrina

Gus Iqdam mulai dikenal luas di masyarakat pada tahun 2022, setelah video ceramahnya viral di media sosial. Dalam video tersebut, ia mengajak anak-anak punk untuk bertaubat dan kembali ke jalan yang benar. Ceramahnya yang menyentuh hati dan penuh ajakan untuk berbuat baik membuat banyak orang terinspirasi.

Sejak saat itu, Gus Iqdam semakin dikenal sebagai salah satu pendakwah muda yang berpengaruh di Indonesia. Ia sering diundang untuk mengisi acara ceramah di berbagai tempat, baik di dalam maupun luar negeri. Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial, seperti membantu korban bencana alam dan memberikan santunan kepada anak yatim.

Berikut beberapa fakta menarik tentang Gus Iqdam:

  • Ia pernah menjadi anak yang nakal dan suka berkelahi.
  • Ia sempat putus sekolah karena masalah ekonomi.
  • Ia mulai belajar agama Islam secara serius setelah bertemu dengan seorang kiai.
  • Ia mendirikan Majelis Ta’lim Sabilu Taubah pada tahun 2018.
  • Ia memiliki akun TikTok dengan lebih dari 10 juta pengikut.

Baca Juga : Gus Baha: Dalam Dzikir Ingat Allah Itu Baik, Tapi Harus dengan Cara yang Benar dan Tak Berlebihan

Gus Iqdam adalah sosok yang inspiratif dan menginspirasi. Ia menunjukkan bahwa siapa pun bisa berubah menjadi lebih baik, bahkan jika dulunya pernah menjadi orang yang nakal dan bermasalah. Ia juga menjadi contoh bahwa dakwah dapat disampaikan dengan cara yang menarik dan mudah diterima oleh semua kalangan.

Penulis : Adi

Editor : adm

Komentar