Wakil Skretaris Jendral Golkar, Maman Abdurrahman. (Foto/Kompas.com)
Malang, Indotribun.id – Wakil Sekretaris Jendral Partai Golongan Karya (Golkar), Maman Abdurrahman khawatir pertemuan Presiden Jokowi dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berdampak pada pembagian kursi menteri.
Saya pikir terkait posisi menteri itu menjadi hak prerogatif presiden, namun tentunya kita berharap bahwa prioritas utama adalah pada partai pendukung di awal,” ucap Maman di Kantornya, Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Sabtu (12/10/2019).
Sementara itu, Maman Abdurahman atau yang biasa dipanggil Maman mengapresiasi sekali pertemuan dengan mantan presiden ke 6 tersebut.
Tentunya kita mengapresiasi silahturahmi dan komunikasi politik yang dilakukan Bapak Presiden Jokowi, apalagi Pak SBY kan mantan Presiden RI dua periode,” katanya.
Sebelumnya, Jokowi mengundang SBY ke Istana Negara, Jakarta, Kamis (10/10/2019) kemarin, Jokowi mengaku banyak hal yang dibahasnya dengan SBY, salah satunya soal kemungkinan koalisi.
Jokowi awalnya menjelaskan, pertemuan dengan SBY membahas terkait masalah kebangsaan dan situasi terkini negara. Begitu juga soal politik terkait koalisi, tapi belum menjadi sebuah keputusan.
“Ditanyakan langsung ke Pak SBY langsung. Ya kita berbicara itu tetapi belum sampai ke sebuah keputusan,” kata Jokowi.
Editorr: LF

As an experienced entrepreneur with a solid foundation in banking and finance, I am currently leading innovative strategies as President Director at my company. Passionate about driving growth and fostering teamwork, I’m dedicated to shaping the future of business.








Comment